{"id":1167,"date":"2025-06-25T06:58:10","date_gmt":"2025-06-24T23:58:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/?p=1167"},"modified":"2025-07-08T17:57:53","modified_gmt":"2025-07-08T10:57:53","slug":"bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali","title":{"rendered":"Bolehkah Berwudhu dengan Mengulangi Basuhan Hanya 2 Kali"},"content":{"rendered":"<p><strong>Penanya (Abu Ibrahim di Bekasi, Jawa Barat):<\/strong><\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Apakah diperbolehkan ketika berwudhu untuk membasuh bagian yang seharusnya dibasuh 3 kali hanya sebanyak 2 kali?&#8221;<\/p><\/blockquote>\n<p><strong>Jawaban:<\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Boleh saja, karena membasuh tiga kali saat berwudhu tidaklah wajib, melainkan sunnah. Yang wajib adalah satu kali basuhan, sebagaimana diperintahkan dalam Al-Qur&#8217;an, yaitu untuk mencuci atau membasuh anggota wudhu sekali saja. Adapun lebih dari itu hukumnya sunnah, dan ini juga pernah dilakukan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Dalam riwayat Ibnu Abbas radhiallahu anhu, disebutkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berwudhu dengan sekali basuhan untuk semua anggota wudhunya (HR. Bukhari).<\/p>\n<p>Dalam riwayat lain dari Abdullah bin Zaid radhiallahu anhuma (juga dalam Shahih Bukhari), Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berwudhu dengan dua kali basuhan untuk sebagian anggota wudhu, seperti wajah dan tangan, sementara kepala cukup sekali. Ini juga termasuk sunnah yang boleh dilakukan.<\/p>\n<p>Yang paling sempurna adalah mengikuti hadis Utsman bin Affan radhiallahu anhu, di mana Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam membasuh seluruh anggota wudhu sebanyak tiga kali. Ini dianggap paling ideal dan afdhal, karena tiga kali basuhan tersebut yang dianjurkan oleh Ibnu Syihab az-Zuhri rahimahullah sebagai tata cara wudhu yang paling sempurna. Namun, jika membasuh kurang dari itu, seperti dua kali atau sekali, tetap diperbolehkan, berdasarkan hadis Abdullah bin Zaid dan Ibnu Abbas. Wallahu a&#8217;lam bis-shawab.&#8221;<\/p>\n<p>Wallahu a\u2019lam.<\/p>\n<p>***<br \/>\nJawaban dalam bentuk video dapat anda saksikan dengan\u00a0<a href=\"https:\/\/youtu.be\/T45NWbFruIQ?t=1150\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">klik link ini<\/a>.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penanya (Abu Ibrahim di Bekasi, Jawa Barat): &#8220;Apakah diperbolehkan ketika berwudhu untuk membasuh bagian yang seharusnya dibasuh 3 kali hanya sebanyak 2 kali?&#8221; Jawaban: &#8220;Boleh saja, karena membasuh tiga kali saat berwudhu tidaklah wajib, melainkan sunnah. Yang wajib adalah satu kali basuhan, sebagaimana diperintahkan dalam Al-Qur&#8217;an, yaitu untuk mencuci atau membasuh anggota wudhu sekali saja. Adapun lebih dari itu hukumnya sunnah, dan ini juga pernah dilakukan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Dalam riwayat Ibnu Abbas radhiallahu anhu, disebutkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berwudhu dengan sekali basuhan untuk semua anggota wudhunya (HR. Bukhari). Dalam riwayat lain dari Abdullah bin Zaid radhiallahu anhuma (juga dalam Shahih Bukhari), Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berwudhu dengan dua kali basuhan untuk sebagian anggota wudhu, seperti wajah dan tangan, sementara kepala cukup sekali. Ini juga termasuk sunnah yang boleh dilakukan. Yang paling sempurna adalah mengikuti hadis Utsman bin Affan radhiallahu anhu, di mana Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam membasuh seluruh anggota wudhu sebanyak tiga kali. Ini dianggap paling ideal dan afdhal, karena tiga kali basuhan tersebut yang dianjurkan oleh Ibnu Syihab az-Zuhri rahimahullah sebagai tata cara wudhu yang paling sempurna. Namun, jika membasuh kurang dari itu, seperti dua kali atau sekali, tetap diperbolehkan, berdasarkan hadis Abdullah bin Zaid dan Ibnu Abbas. Wallahu a&#8217;lam bis-shawab.&#8221; Wallahu a\u2019lam. *** Jawaban dalam bentuk video dapat anda saksikan dengan\u00a0klik link ini.<\/p>","protected":false},"author":5,"featured_media":1316,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1167","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fiqih"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bolehkah Berwudhu dengan Mengulangi Basuhan Hanya 2 Kali - Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bolehkah Berwudhu dengan Mengulangi Basuhan Hanya 2 Kali - Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penanya (Abu Ibrahim di Bekasi, Jawa Barat): &#8220;Apakah diperbolehkan ketika berwudhu untuk membasuh bagian yang seharusnya dibasuh 3 kali hanya sebanyak 2 kali?&#8221; Jawaban: &#8220;Boleh saja, karena membasuh tiga kali saat berwudhu tidaklah wajib, melainkan sunnah. Yang wajib adalah satu kali basuhan, sebagaimana diperintahkan dalam Al-Qur&#8217;an, yaitu untuk mencuci atau membasuh anggota wudhu sekali saja. Adapun lebih dari itu hukumnya sunnah, dan ini juga pernah dilakukan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Dalam riwayat Ibnu Abbas radhiallahu anhu, disebutkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berwudhu dengan sekali basuhan untuk semua anggota wudhunya (HR. Bukhari). Dalam riwayat lain dari Abdullah bin Zaid radhiallahu anhuma (juga dalam Shahih Bukhari), Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berwudhu dengan dua kali basuhan untuk sebagian anggota wudhu, seperti wajah dan tangan, sementara kepala cukup sekali. Ini juga termasuk sunnah yang boleh dilakukan. Yang paling sempurna adalah mengikuti hadis Utsman bin Affan radhiallahu anhu, di mana Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam membasuh seluruh anggota wudhu sebanyak tiga kali. Ini dianggap paling ideal dan afdhal, karena tiga kali basuhan tersebut yang dianjurkan oleh Ibnu Syihab az-Zuhri rahimahullah sebagai tata cara wudhu yang paling sempurna. Namun, jika membasuh kurang dari itu, seperti dua kali atau sekali, tetap diperbolehkan, berdasarkan hadis Abdullah bin Zaid dan Ibnu Abbas. Wallahu a&#8217;lam bis-shawab.&#8221; Wallahu a\u2019lam. *** Jawaban dalam bentuk video dapat anda saksikan dengan\u00a0klik link ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/DewanFatwaPA\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-24T23:58:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-08T10:57:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/masjid-pogung-dalangan-4BSrd3e2Mjs-unsplash.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"614\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"614\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah,MA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah,MA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali\"},\"author\":{\"name\":\"Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah,MA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/07cf500278b50e1d413f915a22325825\"},\"headline\":\"Bolehkah Berwudhu dengan Mengulangi Basuhan Hanya 2 Kali\",\"datePublished\":\"2025-06-24T23:58:10+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-08T10:57:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali\"},\"wordCount\":228,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/masjid-pogung-dalangan-4BSrd3e2Mjs-unsplash.png\",\"articleSection\":[\"Fiqih\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali\",\"name\":\"Bolehkah Berwudhu dengan Mengulangi Basuhan Hanya 2 Kali - Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/masjid-pogung-dalangan-4BSrd3e2Mjs-unsplash.png\",\"datePublished\":\"2025-06-24T23:58:10+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-08T10:57:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/masjid-pogung-dalangan-4BSrd3e2Mjs-unsplash.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/masjid-pogung-dalangan-4BSrd3e2Mjs-unsplash.png\",\"width\":614,\"height\":614},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bolehkah Berwudhu dengan Mengulangi Basuhan Hanya 2 Kali\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/\",\"name\":\"Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad\",\"description\":\"Website Resmi Dewan Fatwa\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/#organization\",\"name\":\"Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/logodfpa-w.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/logodfpa-w.png\",\"width\":3085,\"height\":581,\"caption\":\"Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/DewanFatwaPA\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/dewanfatwapa\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/07cf500278b50e1d413f915a22325825\",\"name\":\"Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah,MA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/SCR-20250204-jgqx-150x150.jpeg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/SCR-20250204-jgqx-150x150.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/SCR-20250204-jgqx-150x150.jpeg\",\"caption\":\"Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah,MA\"},\"description\":\"Anggota Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad. Beliau lulusan S1 Fakultas Hadits lalu S2 Prodi Fiqhussunnah, Fak. Hadits, dan S3 Prodi Fiqhussunnah, Fak. Hadits, Universitas Islam Madinah\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dewanfatwa.com\\\/en\\\/author\\\/emha\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bolehkah Berwudhu dengan Mengulangi Basuhan Hanya 2 Kali - Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bolehkah Berwudhu dengan Mengulangi Basuhan Hanya 2 Kali - Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad","og_description":"Penanya (Abu Ibrahim di Bekasi, Jawa Barat): &#8220;Apakah diperbolehkan ketika berwudhu untuk membasuh bagian yang seharusnya dibasuh 3 kali hanya sebanyak 2 kali?&#8221; Jawaban: &#8220;Boleh saja, karena membasuh tiga kali saat berwudhu tidaklah wajib, melainkan sunnah. Yang wajib adalah satu kali basuhan, sebagaimana diperintahkan dalam Al-Qur&#8217;an, yaitu untuk mencuci atau membasuh anggota wudhu sekali saja. Adapun lebih dari itu hukumnya sunnah, dan ini juga pernah dilakukan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Dalam riwayat Ibnu Abbas radhiallahu anhu, disebutkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berwudhu dengan sekali basuhan untuk semua anggota wudhunya (HR. Bukhari). Dalam riwayat lain dari Abdullah bin Zaid radhiallahu anhuma (juga dalam Shahih Bukhari), Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berwudhu dengan dua kali basuhan untuk sebagian anggota wudhu, seperti wajah dan tangan, sementara kepala cukup sekali. Ini juga termasuk sunnah yang boleh dilakukan. Yang paling sempurna adalah mengikuti hadis Utsman bin Affan radhiallahu anhu, di mana Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam membasuh seluruh anggota wudhu sebanyak tiga kali. Ini dianggap paling ideal dan afdhal, karena tiga kali basuhan tersebut yang dianjurkan oleh Ibnu Syihab az-Zuhri rahimahullah sebagai tata cara wudhu yang paling sempurna. Namun, jika membasuh kurang dari itu, seperti dua kali atau sekali, tetap diperbolehkan, berdasarkan hadis Abdullah bin Zaid dan Ibnu Abbas. Wallahu a&#8217;lam bis-shawab.&#8221; Wallahu a\u2019lam. *** Jawaban dalam bentuk video dapat anda saksikan dengan\u00a0klik link ini.","og_url":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali\/","og_site_name":"Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/DewanFatwaPA","article_published_time":"2025-06-24T23:58:10+00:00","article_modified_time":"2025-07-08T10:57:53+00:00","og_image":[{"width":614,"height":614,"url":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/masjid-pogung-dalangan-4BSrd3e2Mjs-unsplash.png","type":"image\/png"}],"author":"Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah,MA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah,MA","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali"},"author":{"name":"Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah,MA","@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/#\/schema\/person\/07cf500278b50e1d413f915a22325825"},"headline":"Bolehkah Berwudhu dengan Mengulangi Basuhan Hanya 2 Kali","datePublished":"2025-06-24T23:58:10+00:00","dateModified":"2025-07-08T10:57:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali"},"wordCount":228,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/masjid-pogung-dalangan-4BSrd3e2Mjs-unsplash.png","articleSection":["Fiqih"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali","url":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali","name":"Bolehkah Berwudhu dengan Mengulangi Basuhan Hanya 2 Kali - Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/masjid-pogung-dalangan-4BSrd3e2Mjs-unsplash.png","datePublished":"2025-06-24T23:58:10+00:00","dateModified":"2025-07-08T10:57:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#primaryimage","url":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/masjid-pogung-dalangan-4BSrd3e2Mjs-unsplash.png","contentUrl":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/masjid-pogung-dalangan-4BSrd3e2Mjs-unsplash.png","width":614,"height":614},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/bolehkah-berwudhu-dengan-mengulangi-basuhan-hanya-2-kali#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bolehkah Berwudhu dengan Mengulangi Basuhan Hanya 2 Kali"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/#website","url":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/","name":"Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad","description":"Website Resmi Dewan Fatwa","publisher":{"@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/#organization","name":"Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad","url":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/logodfpa-w.png","contentUrl":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/logodfpa-w.png","width":3085,"height":581,"caption":"Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/DewanFatwaPA","https:\/\/www.instagram.com\/dewanfatwapa\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/#\/schema\/person\/07cf500278b50e1d413f915a22325825","name":"Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah,MA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/SCR-20250204-jgqx-150x150.jpeg","url":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/SCR-20250204-jgqx-150x150.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/SCR-20250204-jgqx-150x150.jpeg","caption":"Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah,MA"},"description":"Anggota Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad. Beliau lulusan S1 Fakultas Hadits lalu S2 Prodi Fiqhussunnah, Fak. Hadits, dan S3 Prodi Fiqhussunnah, Fak. Hadits, Universitas Islam Madinah","url":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/author\/emha"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1167"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1167\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1169,"href":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1167\/revisions\/1169"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1316"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dewanfatwa.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}